Pemkot Surabaya Rancang Sistem Alarm di Balai RW, DPRD Minta Partisipasi Warga
CAKYEBE.ID – Pemerintah Kota Surabaya tengah merancang pemasangan sistem alarm keamanan di setiap balai RW. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk memberikan respons cepat terhadap ancaman atau gangguan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Namun, langkah tersebut memerlukan pendekatan yang lebih inklusif agar bisa mencapai tujuannya secara efektif.
Strategi Pemkot Surabaya untuk Keamanan Lingkungan
Alarm keamanan yang direncanakan akan menjadi alat komunikasi cepat antara warga dan aparat setempat. Dengan adanya sistem ini, pengelola balai RW dapat segera menginformasikan situasi darurat kepada pihak berwenang. Meski demikian, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menekankan bahwa partisipasi aktif warga dan pengurus kampung sangat penting dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesadaran dan keterlibatan masyarakat. “Gagasan alarm di balai RW itu bagus sebagai sinyal cepat. Tetapi, harus dibarengi dengan mendengarkan masukan serta respon warga, terutama pengurus kampung dari RT hingga LPMK,” ujarnya.
Aspek Teknis dan Anggaran Perlu Dipertimbangkan
Selain partisipasi warga, Cahyo menyoroti pentingnya aspek teknis dan anggaran dalam penerapan sistem alarm. Ia menyarankan agar Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh sebelum merealisasikan rencana ini. Hal ini termasuk memastikan integrasi sistem dengan aparat keamanan resmi dan pengembangan SOP yang jelas.
“Perawatan dan SOP yang detail juga harus diperhatikan, agar alarm ini betul-betul memberi manfaat bagi warga, bukan sekadar formalitas,” tambahnya.
Rencana Pengajuan APBD 2026
Saat ini, pembahasan APBD Perubahan 2025 masih berlangsung di tingkat provinsi. Oleh karena itu, Cahyo memprediksi bahwa rencana pemasangan alarm di balai RW kemungkinan besar akan diajukan dalam APBD 2026.
“Sepertinya nanti akan dibahas di APBD 2026, karena APBD Perubahan sekarang sudah berproses di Gubernur Jatim,” jelasnya.
Harapan DPRD untuk Kepuasan Masyarakat
Cahyo berharap Pemkot Surabaya dapat mempersiapkan kajian matang sebelum meluncurkan program ini. Ia menekankan pentingnya melibatkan seluruh pengurus kampung, termasuk RT, RW, dan LPMK, agar program tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.






